Gemericik
air dari langit masih terdengar, bau tanah telah lenyap dibawa angin yang
berhembus. Aku masih enggan berpisah
dari guling dan selimut, ‘ tok-tok ! ani.. bangun, sudah siang.. kamu sudah Subuh apa belum,? Ayo
bangun,” Teriak ibu dari luar. Aku diam saja tidak menjawab karena tadi aku
tidak subuh entah untuk keberapa kalinya, aku jarang subuh. An.. ayo bangun, cepetan mandi.. entar telat kesekolah, lo.
Terdengar suara ibu dari luar sambil menggedor-gedor pintu kamarku.